Gelas, Isi, dan Komentar

Kalau lagi iseng baca komen yang ada di media online, instagram seleb,  berita, blog opini, mulai bisa membaca bahwa setiap komentar selalu memiliki 4 pattern karakter dari sang pembaca saat itu :

1. Ibarat melihat gelas separuh penuh 

Pembaca yang selalu berkomentar positif tentang sebuah berita. Entah itu ikut senang atau memang tipikal orang yang dalam berita sejelek apapun dia bisa melihat sisi terangnya dunia. Biasanya sifatnya optimis, lovers atau memang senang dengan perdamaian saja

2. Ibarat melihat gelas separuh kosong 

Pembaca ini selalu bisa melihat sisi gelap di artikel dan kabar paling ceria sekalipun, Jadi kebayang tone nya bila artikelnya sendiri artikel bencana atau kabar buruk. Bisa pembaca tipe pesimis, hater, provokator, atau memang lagi ingin buang uneg2 saja.

3. Ibarat melihat keduanya benar : separuh kosong juga separuh isi.

Pembaca yang diplomatis, netral, dan sopan. Melihat dari dua sisi. Awalnya disampaikan yang sisi positif kemudian yang negatif. Imbang. Diangkat dulu, dibius, baru dijatuhkan. Jadi nggak kerasa sakit-sakit amat. Eh? Lho…

4. Langsung diminum aja isinya nggak peduli separuh penuh atau kosong

Dalam artikel ceria maupun gelap mereka selalu melihat kesempatan…..buat ngiklan! Biasanya yang komen adalah pembaca oportunis, mereka yang saat ada di medan tempur bisa menjadikan apa saja jadi barang dagangan, bahkan selongsong peluru! Hahaha. Tipe ini, walaupun ngeselin, tapi kadang juga suka bikin ketawa. Apalagi bila komentator lain sedang saling serang dengan sengit (dominasi tipe separuh kosong)… tiba-tiba diantaranya muncul komen jualan dokumen sampai air minum. Ibarat di tengah perang malah ada yang jualan mangga.

—–

Aku pernah mencoba ketiganya dan sedang belajar bagaimana cara menjadi yang keempat. Lol. *langsung di-block*

Kamu pernah jadi yang mana? Atau pernah mengalami ketemu yang mana?

Have a nice weekend

11 thoughts on “ Gelas, Isi, dan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *