Inspirasi Tahun Baru Dari Tingkah Lucu Satwa

Tahun baru 2018 tiba. Standar Prosedur Operasional (SOP) nya di kebanyakan blog adalah melihat ulang, membuat revolusi resolusi, dan menuliskannya. Writer’s block datang.  Macet ide. Hmm. Apa, ya? Perasaan tiap tahun itu-itu lagi.

Karena sampai jungkir balik- kayang di depan layar, tetap belum dapat ilham, marilah sambil refreshing kita hunting ke…… kebun binatang !

Nggak salah? Jaman now semua orang  pada lihat kembang api!

Iya, sih. Tapi kelamaan menunggu hari H-nya dulu. Terkadang kita tidak membutuhkan inspirasi yang cetar meledak-ledak, melainkan yang mengalir tenang, tapi deras.  Ceile. Eh, itu artinya sama aja ya? Hahaha..

Jadi begitulah ceritanya. Sejak pagi aku sudah setia ngedon di area kebun binatang, sampai penghuninya pada curiga. Sering malu sendiri setelah puas ubek-ubek perilaku satwa.  Kadang manusia itu mikirnya terlalu berat-berat. Padahal alam itu selalu berjalan apa adanya tanpa harus dipaksakan. Harusnya kita coba selow saja.

Aku tidak perlu metodik, cukup tuliskan apa yang ada dibenak setelah melihat para satwa lucu menggemaskan ini (termasuk harimau-selama daku ada di jarak yang aman).

Pikir itu dengan penuh perasaan….

1. Kontemplasi kritis perbuatan jelang akhir hari

Orang Utan Kalimantan (Pongo Pygmaeus Pygmaeus) . Satwa, yang dilindungi karena populasinya cenderung turun ini,  punya ciri khas berlengan panjang dengan bulu cokelat atau kemerahan, kaki pendek dan tidak berekor.  Mereka hidup di hutan tropis Indonesia dan Malaysia, yaitu pulau Kalimantan dan Sumatera.

Saat zoom in ekspresi Orang Utan ini hati langsung tersindir tergugah.

Inspirasi Resolusi : Perlu banyak kontemplasi, apakah dalam satu hari ini sudah banyak berbuat baik? Atau hanya melakukan hal-hal sia-sia? Berapa list what-to-do yang berhasil dicoret? Apakah aku tidak banyak berpikir? Ingin lebih kritis lagi terhadap karya sendiri dari berbagai sisi teknis. Kadang target akhir daku cuma instagramable doank. Wkwkwk..cetek ya…

Baca juga : Tiga Hal Praktis Mencapai Resolusi

Emak : “Paaaak, belanjaan kita disana gimana…! Blahblahblahblah…”   Bapak :  {{Hmmmm……..foood….}}.

2. Ketimbang banyak bicara, ingin belajar lebih banyak mendengarkan

Beo/mamiang/tiong emas (Gracula Religiosa), burung ini pintar banget menirukan suara manusia. Karena itu sering dipelihara, sampai banyak rekaman kicauannya di dunia maya.

Aku, lagi-lagi tertohok di depan kandang para peniru suara. Diantara mereka ada yang bawel abis dan ada yang pendiam juga (fokus cari makanan).

Inspirasi Resolusi : Jangan-jangan selama ini aku lebih banyak bawelnya daripada mendengarkan? Bila mendengarkan pun, apakah sudah benar-benar mendengarkan? Atau cuma otomatik sesuai template....”Oh ya?”” Ooh gituuu…? ”  Sementara imajinasi melayang tidak terkendali seperti terbang naik pesawat? Lalu, kebiasaan kalau sudah ngumpul-ngumpul saat hunting bawaannya lebih fokus ke kulineran makanan ngobrol-ngobrol, padahal ada yang bisa memutar otak bikin karya ciamik penuh teknis. Ah, ini agak susah…wkwkwk..

Baca juga : The Female (Male) Brain

Aku adalah batang kayu mengapung, wahai makan siangku yang lezat..

3. Santai, sabar, tanpa terlihat, dalam mengincar mengerjakan sesuatu

Buaya muara/buaya bekatak (Crocodilus Porosus), sesuai namanya senang hidup di wilayah muara-muara. Aktif baik siang maupun malam hari. Namun ketika perut kenyang mereka suka tidur dan bermalas-malasan di air. Asal jangan hilang waspada saja, karena selain doyan air payau mereka juga doyan menyerang manusia bila kita memasuki wilayahnya. Jurus serangan mereka bisa horizontal maupun vertikal. Lompatannya pun kuat, seperti di film kung fu.

Hebatnya alam, inspirasi bisa datang dari satwa paling tidak berekspresi! Melihat pose santai ala-ala stealth mode-nya sang buaya, sangat menakjubkan. Karena bila di alam liar, kita tidak benar-benar tahu apa yang dia rencanakan! Umumnya ini cara sabar menunggu mangsa yang lengah masuk ke air.  Dan HAP HAP HAP. Gone.

Inspirasi Resolusi : selama ini lebih banyak hebohnya dalam melakukan kewajiban. Sepertinya indah, ya bila mengerjakan sesuatu dalam ketenangan. Berbuat kebaikan tanpa terlihat. Tidak seperti prinsip lambe turah wkwkwk..  Aku juga harus lebih banyak sabar saat mengincar obyek foto. Kadang baru menunggu satu jam saja bawaannya sudah belok, kepingin nyegat tukang baso lewat.

Baca juga : Hidup Tenang Kadal Raksasa

{{Blablablabla}} Zzzzz….. biarlah apa kata dunia …

4. Woles ajalah, orang lain berkomentar apa

Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), satwa dengan loreng-loreng khas serta warna tergelap diantara sesamanya ini adalah subspesies harimau terakhir di Indonesia. Mereka juga hewan yang doyan makan durian. Sama seperti buaya, kalau kenyang lebih baik tidur siang.

Kulihat harimau ini hanya bobo manis di pojokan, sesekali menggeliat. Tidak terpengaruh saat jadi tontonan banyak orang. Beberapa manusia kecewa karena berharap dapat gambar gagah bersamanya, yang bisa dipakai selfie atau pun bisa diposting di medsos. Mereka berseru-seru memanas-manasi. Tapi sang raja hutan tak bergeming, tampak terbiasa. Mungkin punya prinsip manusia berteriak, harimau berlalu…..

Inspirasi Resolusi : Dunia sudah penuh dengan informasi yang tidak perlu. Do not fear of missing out. Sometimes ignorance is a bliss.  Sikap mental ini sangat diperlukan kelak jelang Pemilu (gleg). Menerima kritik itu OK, tapi jangan membuat itu jadi malas berkarya. Ada yang bisa jadi masukan dan ada yang tidak perlu didengarkan.

Baca Juga : Digital Minimalism, Sebuah Trend Baru

Tidur pulas setahun, alternatif lain dalam menghabiskan jelang tahun baru…

5. Istirahat yang cukup

Beruang madu/ Sun Bear (Helarctos malayanus). Satwa yang berbobot sekitar 60 kg ini termasuk yang beratnya paling ringan diantara kawan-kawan beruang lain. Ia banyak dijumpai di daerah Asia Tenggara. Seekor makhluk malam, habitatnya terancam punah seiring dengan pengrusakan hutan hujan tropis. Beda dengan beruang lain walau suka leyeh-leyeh tapi dia tidak ada masa hibernasi.

Melihat mereka yang pagi-pagi tetap bergelimpangan di gua, aku jadi teringat, selama ini tidurnya sudah cukup nggak, ya?

Inspirasi Resolusi : Hidup lebih teratur dengan tidur yang cukup. Karena hutang tidur itu tidak bisa digantikan oleh apapun. Dan kurang tidur itu tidak baik buat kecantikan. Cie. Kalau hunting foto juga harus membagi waktu antara keluarga, spiritual, hobi, dan pekerjaan.

Baca juga : The Geography of Bliss

Setelah selesai nonton Spiderman dengan sumringah mereka…..

6. Melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda

Jerapah/ zarafah (Giraffa camelopardalis) yang ada di kebun binatang ini aslinya adalah satwa yang hidup di Afrika. Namun mereka didapat dari pertukaran satwa dengan Taronga Zoo, Sydney Australia (setelah koleksi Jerapah terakhir disini meninggal karena usia tua). Sepasang Jerapah ini bernama Dirgah dan Ayuri. Mereka suka sekali saling berdekatan dan sangat fotogenik.

Sebagai hewan tertinggi di dunia, mereka pasti memiliki sudut pandang berbeda dengan kita. Mungkin kita terlihat seperti kurcaci. Mari bersyukur bahwa mereka hewan yang sangat ramah…tidak tinggi hati..

Inspirasi Resolusi : Harus lebih banyak melihat segala persoalan dan hasil karya dari berbagai sudut pandang. Supaya bisa saling memahami tanpa jatuh emosi. Kebiasaan memaksakan satu sudut pandang saja akan membuat diri menjadi keras dan ide jadi mentok, lalu juga bisa jatuh oleh rasa tinggi hati.

Baca juga : Gelas, Isi, dan Komentar

Gaya fotogenik mencari pasangan….supaya bisa jadi “sepasang merpati”

7. Don’t judge the book by its cover

Burung Merpati/Burung Dara/Domestic Pigeons (Columba Domestica) paling banyak ditemukan di Indomalaya dan Ekozone Australia. Merupakan burung yang populer di kalangan manusia karena memiliki banyak fungsi, dari balapan, peliharaaan, sampai tukang pos. Bahkan di London satwa ini digunakan untuk mengontrol kualitas udara kota (Pigeon Air Patrol).

Kalau kuperhatikan dibanding aves lain yang lebih “semarak”, merpati penampilannya biasa, cenderung plain, dan sangat sederhana. Namun siapa sangka ya, kegunaannya lebih banyak dari yang lain?

Inspirasi Resolusi : Menjauhi sikap meremehkan segala sesuatu ataupun seseorang. Karena semua ciptaan pasti memiliki sejarah dan keahlian yang mengagumkan. Termasuk yang belum tergali.

Baca juga : Buku-buku Tersayang…

—————

Sebetulnya masih banyak satwa lain yang luar biasa menarik. Tapi sementara cukup itu dulu. Kalau kebanyakan malah resolusinya nggak ingat kan ya? Hahahaha…*pengalaman*

Selamat datang, 2018!

Apa inspirasi dan harapanmu di tahun 2018? Semoga tercapai, ya…

12 thoughts on “Inspirasi Tahun Baru Dari Tingkah Lucu Satwa

  1. Waaah kreatif banget. Tapi sampai macan jadi salah fokus, teringat maung putih & maung kodim itu. Susah banget kali ya bikin patung maung? Hehehee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.